Morning notes: Be thankful – Catatan pagi: Bersyukur (2 versions: English & Bahasa Indonesia)

20180624_065652 20180519_060609

Because in real, there are always things we should be thankful for in every second of our lives

Getting up in the morning in health blessings, in the regularity of breath, having time, intention and ability for morning prayer, being able to move the limbs according to the command from clear and healthy brain, hearing the sounds of nature and inhaling all of goodness, opening the door of the house, the door of the heart, the eyes of the soul, and the mind for all the goodness, tenderness and strength that nature provides.

Having chance and ability to set choices and make decisions on every side, angle, arch, length, valley and hill of life. Instinctively, applying the simplicity that lightens the soul, the intelligence that elevates the dignity, the truth that protects the heart. Having a good family life, a qualified social life, an eloquence in taking responsibility, a reasonableness in thinking and acting, a sensitivity as a balancer to the assertiveness, passion and enthusiasm as self-fulfillment.

Being able to feel the fatigue as an accomplishment, smile over mistakes of experience-worth, laugh as a manifestation of respect for life, self-forgive for a conscious stupidity, tolerate to lack of self-ability , create the right lashs as a trigger for more self-achievement.

Being able to put something that is not obtained or something missing as a reminder to count the blessings and give thanks for everything that has been obtained and owned.

Being able to rest without burden, having a quiet moment for evening prayer and being thankful for all grace, contemplating on goodness and glory, compiling humility and patience, building plans for a better tomorrow.

Above those all, thankful for I’m the beloved of the Most-Gracious-One.

20180624_113808 20180624_065733

Karena senyatanya selalu ada hal yang patut kita syukuri di setiap detik kehidupan kita

Bangun pagi dalam berkat kesehatan, dalam keteraturan napas, punya waktu, niat dan kemampuan untuk berdoa pagi, bisa menggerakkan anggota tubuh sesuai perintah otak yang jernih dan sehat, mendengar suara alam dan menghirup segala kebaikannya, membuka pintu rumah, pintu hati, mata jiwa, dan pikiran bagi segala kebaikan, kelembutan dan kekuatan yang disediakan alam.

Punya kesempatan dan kemampuan untuk menentukan pilihan dan membuat keputusan di setiap sisi, sudut, lengkung, panjang, lembah dan bukit kehidupan. Bernaluri dalam menerapkan kesederhanaan yang meringankan jiwa, kecerdasan yang meninggikan harkat, kebenaran yang melindungi hati.

Memiliki kehidupan berkeluarga yang baik, kehidupan sosial yang mumpuni, kefasihan menjalani tanggung jawab, kewajaran dalam berpikir dan bertindak, kepekaan sebagai penyeimbang ketegasan, minat dan antusiasme sebagai pemenuhan diri.

Bisa merasakan lelah sebagai prestasi, tersenyum atas kekeliruan yang bernilai pengalaman, tertawa sebagai bentuk penghargaan terhadap kehidupan, memaafkan diri atas kebodohan yang disadari, bertoleransi terhadap kekurang-piawaian diri, menciptakan lecutan yang tepat sebagai pemicu untuk pencapaian diri yang lebih.

Bisa menempatkan sesuatu yang tidak diperoleh atau sesuatu yang hilang sebagai pengingat untuk menghitung berkat dan bersyukur atas segala sesuatu yang telah diperoleh dan dimiliki.

Bisa beristirahat tanpa beban, punya saat hening untuk berdoa malam dan mensyukuri semua anugerah, merenung tentang kebaikan dan keindahan, menata kerendahan hati dan kesabaran, membangun rencana untuk esok yang lebih baik.

Lebih dari semua itu, bersyukur karena saya adalah milik Dia Yang Maha Pengasih.

20180624_064927 20180531_050205

 

Serpong, 24th June 2018, 11.52

Facebook:  https://www.facebook.com/sherlyhermawan

Leave a comment